Home » , , » Kenapa Rasulullah SAW Berpoligami : Gila Wanita?

Kenapa Rasulullah SAW Berpoligami : Gila Wanita?

Written By MZD's on Selasa, 18 September 2012 | 08.38



Perintah berpoligami dengan dalil Alqur’an (Annisa :4) dan juga disebutkan oleh beberapa kitab Islam klasik bahwa Rasulullah menikahi lebih dari 11 orang wanita. Apakah Rasulullah berpoligami karena gila wanita? Apakah benar apa yang digambarkan dalam film Innocence of Muslims bahwa Nabi Muhammad saw seorang maniak perempuan?

Inti dari syubhat ini adalah kebanyakan orang tidak mengetahui kebiasaan dan adat di lingkungan yang berbeda. Karena di setiap zaman itu punya tabiat dan kebiasaan yang berbeda pula yang mempengaruhi manusia yang hidup di zaman tersebut. Pada zaman Rasulullah saw tersebar tabiat atau kebiasaan masyarakat dalam berpoligami, dan mengambil budak sebagai istri. Maka dari itu, poligaminya Rasulullah adalah bukan dikarenakan kecintaan terhadap wanita atau gila wanita seperti yang diserukan oleh kaum liberalis Islamic Phobian, akan tetapi hal ini kembali pada tiga sebab yang krusial:

1.       Sebab sosial

Pernikahan beliau dengan Sayyidah Khadijah RA adalah hasil dari kematangan sosial, ketika beliau menikahi seorang wanita yang pintar lagi kaya pada umur 25 tahun, dan Rasulullah ber-monogami degan Khadijah RA hingga Khadijah meninggal, dan saat itu Rasul saw  berumur 50 tahun.

Setelah itu beliau menikahi Saudah Binti Zam’ah dan dia seorang janda, dengan tujuan untuk merawat empat anak Rasulullah saw yang ditinggal ibunya.

Kemudian Rasulullah menikahi Hafsah Binti Umar Bin Khatab, yang dinikahi setelah suaminya meninggal sebagai rasa hormat kepada Umar Bin Khatab pada tahun 3 H.

Sayyidah Zainab Binti Khuzaimah yang mana suaminya syahid dalam perang Uhud, maka Rasulullah saw menikahinya pada tahun 4 H.

Sayyidah Ummu Salamah Hindun Binti Umayyah yang merupakan seorang janda yang mempunyai anak yang banyak, maka Rasulullah menikahinya pada tahun 4 H.

Maka jelaslah dalam hal ini Rasulullah menikahi beberapa orang janda yang suami mereka syahid di medan perang, dan mereka mempunyai banyak anak. Tujuannya untuk menjaga kesucian mereka, dan menjaga anak-anak yatim yang ditinggalkan oleh bapaknya.

2.       Sebab Syari’ah

Pernikahan beliau dengan Sayyidah Aisyah RA adalah karena turunnya wahyu, ketika beliau bermimpi menikahinya dalam mimpi, dan mimpi Para Nabi adalah wahyu.

Zainab Binti Jahsy yang merupakan istri dari Zaid Bin Haritsah yang mengklaim Zaid Bin Muhammad sebagai anak angkat (adopsi). Maka turunlah ayat (Al-Ahzab :4-5), dan setelah perdebatan dengan istrinya ia diceraikan, dan diperintahkan Rasulullah untuk menikahinya untuk menguatkan dalil ‘amaly tentang larangan mengadopsi anak (tabanni). Ini terjadi tahun ke-5 H.

3.       Sebab Politik

Sebagian istri Rasulullah dinikahi karena ada hubungan politik secara kekerabatan kekeluargaan dan menghindari permusuhan.

Pernikahan dengan Sayyidah Juwairiyyah Binti Al-Harits, yang bapaknya adalah kepala suku Bani Musthalaq dari Khuza’ah yang dinikahi tahun ke 6 H.

Sayyidah Ummu Habibah Ramlah Binti Abi Sufyan, yang suaminya pindah agama Kristen sedangkan ia tetap beragama Muslim. Dan pernikahan Rasulullah saw dengan Ramlah menjadi salah satu faktor islam-nya Ayah Ramlah, Abi Sufyan yang semula memusuhi Islam.

Sayyidah Shafiyyah Binti Huyay Bin Ahktab yang merupakan tawanan dalam perang Khaibar, yang kemudian dibebaskan dan dinikahi oleh Rasulullah saw tahun 7 H.

Sayyidah Maymunah Binti Harits dinikahi tahun 7 H.

Diantara seluruh istri Rasul, ada dua yang meninggal semasa hidup Rasulullah saw ; Khadijah dan Zainab Binti Khuzaimah, sedangkan 9 lainnya menyaksikan kematian Rasulullah saw.

Adapun dari kalangan budak adalah Mariyah Al-Qibthiyah yang telah melahirkan Ibrahim yang meninggal di waktu kecil, dan Rayhanah Binti Zaid Al-Qarthiyah.
------------------------------------------------------------------------------------------------

Jadi jelaslah bahwa poligami-nya Rasulullah baru dimulai semenjak Rasulullah saw berumur 53 tahun.
Maka apakah ini merupakan pertanda atas tingginya syahwat Rasulullah saw?
Dan apakah orang yang bersyahwat tinggi menikahi orang tua, ibu-ibu, para janda ?
Bagaimana bisa beliau gila wanita sementara ia telah ditawari wanita tercantik di kalangan Quraisy agar ia berhenti berdakwah, namun beliau menolaknya bukan?

Sesungguhnya poligami-nya Rasulullah saw mengandung banyak hikmah dan setiap apa yang terjadi di dalam rumah tangga Nabi adalah mengandung penjelasan dan hikmah (Al-Ahzab :34). Kemudian agar qabilah-qabilah serta suku-suku Arab tetap menghormati Rasulullah saw dengan jalan berbesan dengan mereka dan menjalin kekerabatan dengan mereka. Dan agar bertambah banyak keluarganya dengan jalan berpoligami, maka bertambahlah para pendukung dakwah Rasulullah. Serta tujuan untuk mentransfer hukum syar’i yang tidak diketahui oleh kaum lelaki, karena kebanyakan kejadian dalam rumah tangga adalah rahasia yang tidak diketahui oleh rumah tangga lainnya.

Poligami sendiri adalah sunnah para Nabi dengan dalil Nash yang jelas bahkan dalam Injil :

1.       Nabi Ibrahim AS mempunyai 3 istri, Sarah di bagian kitab Penciptaan dalam Perjanjian Lama (12 :20), Hajar “Al- Masriyah” (3:16), Quthurah (1 :25). Dan di sana juga disebutkan bahwa beliau memiliki dayang-dayang. (6:25).

2.       Kemudian disebutkan pula Ya’qub AS  mempunyai 4 orang istri dalam satu waktu. Perjanjian Lama menyebutkan dalam kitab bagian penciptaan (22: 32)

3.       Dan Nabi Daud AS disebutkan dalam Kitab Perjanjian Lama memiliki 9 istri (6-1: 3), (23 :6 ), (26 :11), (5-1 : 1)

4.       Nabi Sulaiman AS, disebutkan dalam Perjanjian Lama (3: 11), memiliki 1000 Istri, 700 budak wanita, dan 300 dayang-dayang.

Jika agama Kristen sendiri membenarkan poligami, maka dengan dalil apalagi kita membantah bahwa Islam adalah agama yang sempurna?




Markas  Pembahasan Syariat Islam Darul Ifta’ Mesir
Diterjemahkan oleh : Muhammad Zakaria Darlin
Dengan beberapa tambahan.
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Site Owner

Foto Saya
Hussein, Cairo, Egypt
interest n honest, like humour n little humouris innocent...dan quitest..righteous,...to the point...no courtesy ...,,,bored...sometime like alone and i like tobe alone,( i dont know why),,,melankolic,,n romantic....occasionally emotional.. humble, easy going, ...(nice tobe invited by someone to go to somewhere) , also a traveller who's dream to colonize the world...at least the conqueror countries...i have to go there...yeah...God willing .,,fed up when the troubles come,...education absolutely no.1 and followed by love..hahaha kidding...i have never dated...n anti-dating....my motto is "my first girlfriend is my lovely wife...someday" hehehe....God willing.... someone said that i am bad-tempered, when my angry comes, my eyes become out ...hahaha...( joke) ....next...i hate foods wich are contain chemical substances, i am sistematically person ......but dont know how to practice ...hahaha... wanna be succesman in this world ...and the day after... God willing... ups.....i am faithfull man...oncetime i fall in love, for me its gonna be difficult to forget it ...

Renungan

Allah adalah satu-satunya yang paling berhak untuk kau jadikan tempat berharap.

Manusia yang hebat tidak akan mengeluh sebelum ia sampai pada tujuan.


Cinta adalah ketika seorang Ibu merawat anak-anaknya sendirian tanpa keluhan.


Wanita sholeha tidak akan menjajakan hatinya pada setiap lelaki dengan gratis.



Followers

Popular Posts



 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Youth of a Moslem - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger